Backpacker ke bali, Low Bugdet !



Backpacker ke bali

Backpacker ke bali ? kebanyakan orang berpikir kalok Backpacker ke bali itu mahal, jangankan mau liburan, ngomongin harga transportasi ke bali aja sudah menghabiskan 1juta untuk Backpacker ke bali lebih sekali berangkat (memang mahal kalok lagi highseason/musim liburan), belum lagi biaya selama disana gimana ? dan sebagai-sebagainya ? apakah ada solusinya bagi yang udah ngebet banget ke bali ? ada, liburan ala backpacker ke bali adalah solusinya !(alias ngirit hahaha). Ingat pepatah kalok ada niat pasti ada jalan keluarnya tapi harus diimbangi sama action, gak cuman niat aja nungguin keajaiban!(nunggu seseorang yang baik ngajak dan membiayai semuanya) no no no bisa ditawain tu sama ayam.

Bali itu salah satu iconik Indonesia sebagai tempat wisata yang sangat menarik dari segi alam, sosial dan budaya. Jadi tak heran kalok bali sangat terkenal di Indonesia bahkan luar negeri.
Nah sekarang akan saya kasih contoh liburan ke Bali ala backpacker saya yang mendadak dan apa yang harus dilakukan.

Membuat Rencana ke Bali

Perencanaan saya ke bali ketika itu hampir membingungkan karena itu baru pertama kali kesana, ada beberapa faktor yaitu jadwal libur yang gak pasti, sama siapa kesana, naik apa kesana.
Jadwal libur yang gak pasti memang sangat membuat dilema, karena apa ? jadwal itu yang menentukan kapan ke bali dan berapa hari, dan juga teman yang ikut membingungkan mau jadi kesana apa gak.Setelah jadwal libur kami fix keluar, kami pun mencari-cari cara termurah untuk bisa ke Bali di blog-blog travel. Jadi saya putuskan pergi ke Bali pada liburan akhir tahun bersama 2 orang teman saya melalui jalut udara, karena itu sesuai dengan jadwal libur dan lama libur kita.
Akhirnya saya memesan tiket pesawat dari jakarta-bali pulang pergi seharga Rp 2jt/orang itulah harga termurah saat 3 minggu sebelum hari H, dan kami juga sempat mencari harga tiket kereta juga, waktu itu harga tiket kereta dari stasion pasar senen-lempuyangan Rp 120.000.-/orang dan lempuyangan-banyuwangi baru Rp 110.000.-/orang.
Saya sarankan untuk membuat rencana 2-3 bulan sebelum hari H, kenapa ? karena dengan selang waktu yang lama kita bisa melihat perkembangan naik turunya harga tiketnya dan menyusun itinerary waktu disana, sehingga ketika sampai disana tidak bingung lagi apa yang harus di lakukan terlebih dahulu dan waktu waktu kita tidak berbuang sia-sia buat bengong memikirkan destinasinya.
selain tiket yang harus di persiapkan adalah hotel dan transportasi waktu di bali, di bali ada banyak hotel dari kelas bawah sampai bintang 5, sebagai seorang backpacker yang dibutuhkan adalah semua irit, ngapain di hotel mahal-mahal kalok cuman buat tidur dan ditinggal pergi-pergi. Ada banyak hotel-hotel di daerah legian yang menawarkan harga yang cukup murah sekitar Rp 100.000,-/hari, waktu memesan hotel jangan lupa juga buat memesan motor di hotel tersebut, tapi kalok memang hotel tidak menyediakan jangan takut di daerah legian berteteran jasa penyewaan motor.

Memulai Perjalanan

Akhirnya perjalanan ke bali pertama saya di mulai, saya berangkat dari soekarno hatta jam 6.00 pagi di tempuh sekitar 1,5jam sampai disana jam 08.30 pagi, loh kok bisa ? karena disana itu WITA selisih 1jam dari jakarta.
Sesampai disana gak usah bingung walaupun baru pertama di Bali, soalnya segala sesuatu sudah di persiapkan dijauh hari kan dari transportasi dan hotel,  jasa penyewa motor pun mau kalok disuruh nunggu di bandara, inget orang-orang bali terkenal baik-baik.

Hari pertama dipakai buat istirahat di hotel dan keliling-keliling sekitar hotel, untuk hotel saya sarankan di daerah legian karena dekat dengan keramaian, dan juga dekat sama pantai kuta dan seminyak. Di legian enak kalok buat nongkrong, karena ramai dan banyak cafe-cafe di pinggir jalan bahkan sampai malam pun masih tetap ramai

pantai kuta bali

pantai kuta bali

 


jalan legian kuta
jalan legian kuta

Hari kedua dan ketiga kita menyebrang ke pulau sebelah yaitu nusa peninda ,Hari ketiga yaitu hari yang spesial karena hari penutupan tahun, di bali tahun baru selalu di rayakan dengan bingar-bingar , pesta kembang api,dll terutama di daerah sekitar pantai, dan waktu itu kami di berniat buat merayakan pergantian tahun di double six beach, ketika datang disana suasananya sungguh menarik, dari kejauhan pun sudah terdengar layuan music electro yang menggema, saking senengnya pun kami terhanyut sampai pagi.

Hari keempat tau sendirikan gimana kalok malam nya begadang, yang pasti ya molor, serasa rugi gitu ya kalok cuman buat tidur tapi gpp soalnya ada kala nya tidur gak main trus LOL(alibinya orang yang gak bisa bangun pagi)
tapi walaupun bangun siang, kami sempat pergi ke GWK (Garuda Wisnu Kencana) disana bisa melihat patung dewa Wisnu yang gede buangget yang sekarang lagi di adakan permbangunan yang nantinya tingginya bakalan melebihi patung liberty di amerika sana, hebat kan indonesia kita.

baca juga >>  Nusa Penida

Hari ke 4 kita ke Uluwatu
baca juga >>> Uluwatu



Semoga bermanfaat, thank you !

Share it